Sebagian besar postingan yang ada sini adalah materi pembelajaran Bahasa Inggris yang dibuat dengan Flash. Maka, pastikan anda memasang dan mengaktifkan Flash Player plugin pada Browser di PC anda, juga pastikan browser mengizinkan flash content. Untuk dapat menampilkan obyek Flash di halaman web melalui ANDROID silahkan baca pengalaman saya di SINI.

Daftar Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2012

October 25th, 2011 2 comments
Informasi calon peserta setifikasi guru 2012 yang berisi daftar guru yang memenuhi persyaratan sebagai bakal calon peserta sertifikasi guru tahun 2012 sesuai database NUPTK per tanggal 30 september 2011.

Daftar tersebut dapat dilihat melalui tautan ini  Peserta (klik)

Persyaratan Read more…

Multimedia Presentasi Pembelajaran (MPP) Versus Multimedia Pembelajaran Interaktif (MPI)

October 23rd, 2011 28 comments

Kita sering hanya latah menyebut istilah Multimedia Pembelajaran Interaktif (MPI) terhadap media pembelajaran yang dibuat dengan mengoperasikan aplikasi program komputer tertentu semacam Open Office, Ms. Powerpoint, Swish, Flash, dan lainnya tanpa memahami apa maksud sebenarnya dari istilah itu. Inilah yang kemarin saya tekankan pada saat mengawali acara pelatihan Pembuatan Media Presentasi Pembelajaran bagi Guru SMPN 1 Karangdadap Kabupaten Pekalongan pada tanggal 21 dan 22 Oktober 2011  yang baru lalu.

Media pembelajaran berbasis komputer menurut penggunaannya dikelompokkan menjadi 2, yaitu Multimedia Presentasi Pembelajaran (MPP) dan Software Pembelajaran Mandiri (SPM) yang sering juga disebut Multimedia Pebelajaran Interaktif (MPI). MPP merupakan alat bantu guru dalam menunjang proses pembelajaran di kelas. Read more…

Membuat Tombol Pilihan Tampilan Full Screen/Normal pada Flash

October 14th, 2011 25 comments

Dalam membuat multimedia pembelajaran untuk membuat tampilan media dalam keadaan fullscreen kita pada umumnya hanya memberikan action fullscreen: fscommand(“fullscreen”, “true”);

Dengan action script ini berarti jika tombol Esc pada keyboard ditekan tampilan akan normal (keluar dari keadaan fullscreen) sesuai dengan ukuran yang kita atur, dan untuk mengembalikan ke tampilan fullscreen hanya bisa dilakukan dengan klik menu ‘View-Full Screen’ inipun dengan catatan tampilan menu tidak dimatikan. Jika tampilan menu tidak diaktifkan, untuk mengembalikan ke tampilan full screen bisa juga dengan menekan tombol Ctrl+F. Namun tentu fasilitas ini kurang user-friendly terutama bagi user awam. Read more…

Peran Desain Komunikasi Visual (DKV) dalam Perancangan Media Pembelajaran Berbasis TIK

October 5th, 2011 11 comments

Dalam konteks teknologi informatika, multimedia dipandang sebagai revolusi ketiga, setelah automatisasi (komputasi) dan internet (networking). Automatisasi memudahkan manusia melakukan pekerjaan rutin dan berat secara fisik. Kemampuan dan kecepatan memproses data digital menjadikan komputer sebagai bagian dari kehidupan dan budaya masyarakat modern. Internet memperkaya sumber daya informasi, sehingga interaksi dan kualitas keputusan dalam hidup menjadi lebih cerdas. Multimedia mampu menginteraksikan unsur estetika yang memungkinkan keterlibatan ekspresi diri ke dalam teknologi digital dalam bentuk audio visual, dan dalam hal ini Desain Komunikasi Visual (DKV) berfungsi sebagai integrator dalam hal bertatap muka dengan khalayak sasarannya. Secara operasional, DKV dapat dimanfaatkan untuk menciptakan strategi penyajian konten dalam teknologi informasi dan komunikasi (TIK) agar lebih mudah dicerna (informative), menarik (interesting), dan merayu (persuasive) bagi penggunanya. Read more…

Memahami Rekayasa Perangkat Lunak dalam Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Komputer

October 5th, 2011 5 comments

Laju perkembangan teknologi informasi dan komunikasi oleh sebagian  guru (meski masih sebagian kecil) merupakan peluang tersendiri untuk dapat berinovasi dengan mengembangkan media pembelajaran berbasis computer (Multimedia Pembelajaran) dalam rangka menciptakan proses pembelajaran yang lebih variatif (tidak monoton) dan bermutu. Namun menurut pengamatan saya media yang dibuat oleh teman-teman guru tersebut masih sering terdapat masalah yang diantaranya; ‘Di PC si pembuat media berjalan dengan lancar, tetapi setelah dijalankan di PC lain tersendat’, ‘Loading awalnya lama sekali. Lambat!’, ‘Gambarnya besar, tetapi tidak jelas’, ‘Mau menampilkan teks yang bukan inti saja harus cukup lama menunggu animasi yang berpusing-pusing’, dan masih banyak lainnya.  Kasus-kasus tersebut sebenarnya lebih disebabkan karena rekayasa perangkat lunak yang kurang pas. Perlu dipertegas bahwa media jenis ini adalah juga merupakan suatu perangkat lunak. Read more…

Zaman telah Berubah, Guru kini Mesti Akrab dengan TIK

October 4th, 2011 9 comments

Sedikit cerita pengalaman ketika saya menunaikan tugas ngompori teman-teman guru menguasai TIK.

Pernah suatu ketika sayup-sayup saya mendengar seorang guru sangat senior (dari usianya) menggerutu, “Ana-ana wae. Lha wong aku dadi guru ki wis puluhan tahun mulang tanpa nganggo TIK, murid-muridku sing biyen tak wulang nyatane  ya dha dadi pejabat. Lha saiki guru ndadak dikon manfaatake TIK mbarang. Huu…h! Aku sing tuwa iki apa ya bisa?” (Ada-ada saja. Sudah puluhan tahun saya jadi guru, dan saat mengajar gak pakai TIK. Nyatanya, siswa saya sekarang banyak yang jadi pejabat!) Lalu saya tanggapi, “Pak, lha itu kan dulu! Coba sekarang kita lihat, bahwa siswa panjenengan yang dulu itu kini kesana-kemari menjinjing computer/ laptop), ya atau tidak?” Diapun menjawab, “Iya, Pak, ya!” Pendek kata, kini zaman telah berubah. Jika guru bertahan dengan cara mengajar tradisional ya nantinya akan semakin jauh tertinggal bahkan dari siswanya. Read more…

Hati-Hati dalam Mengemas Multimedia Pembelajaran

October 4th, 2011 6 comments

Pernah suatu ketika ada seorang guru yang mengajar di sekolah favorit berkata, “Ketika saya mengajar dengan menggunakan multimedia, kok siswa saya biasa-biasa saja, tidak merasa lebih tertarik, dan nampaknya mereka malah kelihatan bingung.”

Hal di atas benar-benar saya dengar langsung. Dan saat itu saya mengatakan, “Ah, masak begitu?’ Beliau menanggapi, “Iya, Pak. Saya sendiri ya jadi kapok menggunakan media seperti itu lagi.” Lalu akhirnya saya mengatakan, “PAK NJENENGAN SAAT ITU KELIRU DALAM MENENTUKAN ATAU MENGEMAS MEDIA. MEDIA MESTINYA MENARIK DAN MEMPERJELAS MATERI YANG DIAJARKAN DAN TIDAK SEMUA MATERI PAS DIMEDIAKAN DENGAN MULTIMEDIA.” Read more…

Peran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Daerah Perbatasan

October 2nd, 2011 Comments off

Daerah perbatasan hingga saat ini masih minim perhatian. Letaknya yang terpencil (remote area)  menjadikan daerah perbatasan sulit lepas dari stigma terbelakang. Parahnya lagi, daerah perbatasan Indonesia yang terhubung langsung wilayah negara tetangga acapkali dianggap sebagai halaman belakang. Padahal, dengan posisinya seperti itu, daerah perbatasan bisa menjadi beranda wilayah NKRI.

Seiring tingginya kesadaran akan arti penting daerah perbatasan, pemerintah Indonesia terus memberikan perhatian khusus kepada daerah ini. Perhatian khusus ini sudah seharusnya diberikan sebab hampir seluruh sektor di wilayah perbatasan mengalami ketertinggalan. Di sektor pendidikan, upaya untuk memajukan wilayah perbatasan masih terbuka luas. Terobosan yang bisa ditempuh saat ini adalah dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Read more…

Kuis Tugas Pokok dan Fungsi Kepala Sekolah

October 1st, 2011 2 comments

Sekolah harus dinamis dan kreatif dalam melaksanakan perannya untuk mengupayakan peningkatan kualitas pendidikan. Hal ini akan dapat teraksana dengan baik jika sekolah diberikan kepercayaan untuk mengatur dan mengurus dirinya sendiri sesuai dengan kondisi dan lingkungan masyarakat setempat dan kebutuhan anak didik berkenaan dengan mempersiapkan masa depan mereka. Inilah yang merupakan salah satu latar belakang sehingga lahirlah istilah MBS (Manajemen Berbasis Sekolah). Untuk dapat melaksanakan MBS tersebut diperlukan kepala sekolah yang tidak sekedar hafal melainkan benar-benar memahami tugas pokok dan fungsi kepala sekolah untuk kemudian dimplementasikannya. Read more…

Kuis Kompetensi Kepala Sekolah Menurut Permendiknas No. 13 Tahun 2007

October 1st, 2011 Comments off

Dalam manajemen berbasis sekolah, bersama – sama dengan orang tua dan masyarakat, sekolah harus membuat keputusan, mengatur skala prioritas disamping harus menyediakan lingkungan kerja yang lebih profesional bagi guru, dan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan serta keyakinan masyarakat tentang sekolah. Kepala sekolah harus tampil didepan sebagai koordinator dari sejumlah orang yang mewakili berbagai kelompok yang berbeda di dalam masyarakat sekolah dan secara profesional harus terlibat dalam setiap proses perkembangan sekolah. Kepala Sekolah harus benar-benar  memenuhi kompetensi kepala sekolah sebagaimana diamanatkan oleh Permendiknas No. 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah. Read more…